Hariandaerah.com, Aceh Barat – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam organisasi Solidaritas Mahasiswa Bela Pendidikan (SOMBEP) Aceh Barat menemui Direktorat Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Aceh terkait dugaan pengancaman jurnalis yang terjadi di Aceh Tengah beberapa waktu lalu.
Pertemuan itu berlangsung di ruang kerja Dir Intelkam Kepolisian Daerah Aceh, Kombes Pol Suharjo pada, Senin 21 November 2022 kemarin.
Ketua Umum Solidaritas Mahasiswa Bela Pendidikan (SOMBEP) Aceh Barat, Jhony Howord mengatakan, pihakanya mengunjungi Polda Aceh untuk meminta Kepolisian segera menuntaskan sejumlah kasus yang terjadi di wilayah Aceh, diantaranya dugaan pengancaman jurnalis Aceh Tengah.
“Tujuan kami berkunjung ke Polda Aceh itu tentang isu dugaan pengancaman jurnalis di Aceh Tengah, kami berharap aparat penegak hukum dapat segera mungkin menuntaskan kasus ini,” ujar Jhony Howord, kepada Harian Daerah, Selasa (22/11/2022).
Masih kata Jhony, bukan hanya menindak pelaku dugaan pengancaman jurnalis , ia juga berharap Kepolisian Daerah Aceh dapat mengambil langkah hukum dalam mengupayakan pemberantasan sejumlah kasus pelecehan seksual yang terjadi dilingkungan Perguruan Tinggi di Provinsi Aceh.
“Kami dari SOMBEP juga berharap Kepolisian dari Polda Aceh dapat berkontribusi penuh untuk memberantas tindakan Pungutan Liar (Pungli) dan pelecehan seksual terutama yang terjadi di ruang lingkup Perguruan Tinggi di Aceh,” tegas Ketua Umum SOMBEP Aceh Barat itu.
Sementara itu, Direktorat Intelkam Polda Aceh, Kombes Pol Suharjo, pada pertemuan itu menyambut baik kedatangan SOMBEP Aceh Barat, selanjutnya perihal permintaan mahasiswa, nantinya akan disampaikan langsung kepada Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Ahmad Haydar














