Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Aceh  

Penjaga dan Hob Keujruen Bersihkan Pintu Irigasi, Aliran Air ke Lahan Pertanian Kembali Lancar

Pembersihan dilakukan secara manual di Gampong Adan, lokasi pintu induk irigasi, setelah adanya keluhan dari para petani yang terdampak.

IMG 20250406 203307 e1743946673282
Penjaga dan hob Keujruen membersihkan pintu induk irigasi Tangan-tangan

Aceh Barat Daya – Kolaborasi antara penjaga pintu induk irigasi, Hob Keujruen, dan masyarakat petani di Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya, berhasil mengatasi penyumbatan saluran air yang sempat mengganggu distribusi ke dua kemukiman di Kecamatan Tangan-Tangan.

Sumbatan pintu induk irigasi di Gampong Adan tersebut menggangu kelancaran air ke lahan pertanian di Kemukiman Tangan-Tangan Rayek dan Kemukiman Bineh Krueng.

Pembersihan dilakukan secara manual di Gampong Adan, lokasi pintu induk irigasi, setelah adanya keluhan dari para petani yang terdampak.

Tumpukan sampah dan ranting yang menyumbat aliran air dibersihkan melalui aksi gotong royong, yang dipimpin langsung oleh penjaga pintu air bersama Hob Keujruen.

BACA JUGA:  Pimpin Upacara Sawe Sikula di SMKN 1 Padang Rubek, Kapolsek Kuala Pesisir Tekankan Disiplin, Etika, dan Keselamatan Berlalu Lintas

“Alhamdulillah, kini aliran air kembali lancar ke lahan-lahan pertanian. Pintu induk irigasi sudah berfungsi normal,” ujar Alizar, tokoh masyarakat setempat, Minggu (6/4/2025).

Para petani menyambut gembira hasil dari aksi tersebut, mengingat kelancaran irigasi sangat menentukan keberhasilan musim tanam yang sedang berlangsung.

“Air adalah nyawa sawah kami. Ketika tersumbat, kami sangat khawatir panen gagal. Terima kasih kepada semua yang sudah turun tangan,” ucap salah seorang petani dari Kemukiman Bineh Krueng.

Kegiatan ini dinilai sebagai contoh nyata sinergi antara aparatur teknis dan masyarakat dalam menjaga infrastruktur vital pertanian.

Harapannya, pembersihan seperti ini dapat dilakukan secara berkala untuk mencegah penyumbatan di masa mendatang.

BACA JUGA:  Pasca Mati Listrik, Kota Langsa Hilang Internet karena Genset Telkom Padam

Hob Keujruen, Usman, turut mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di sekitar saluran irigasi.

“Kesadaran bersama adalah kunci. Jika semua pihak peduli, irigasi kita akan tetap optimal dan pertanian terus berkembang,” ujarnya.

Sulaiman, salah satu penjaga pintu irigasi, mengungkapkan bahwa rencana pembersihan sebenarnya telah disusun sebelumnya, namun tertunda karena bertepatan dengan suasana Idulfitri.

Kini, dengan aliran irigasi yang kembali normal, para petani bisa melanjutkan aktivitas bertani dengan lebih tenang dan fokus menghadapi musim tanam.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *