Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

Usaha Gudang Wortel di Jalan Udara Diduga Buang Limbah ke Drainase

WhatsApp Image 2025 04 22 at 09.57.24
Sampah Gudang Wortel Rusak Drainase dan Jalan Penghubung di Karo. (Foto: Kolase hariandaerah.com/Eva).

KARO – Kabupaten Karo kembali dihadapkan pada persoalan serius terkait pengelolaan sampah, yang kian memprihatinkan dan menyebar dari tingkat kelurahan hingga kecamatan.

Salah satu titik krusial yang menjadi sorotan adalah kawasan padat penduduk di Jalan Udara, Kecamatan Merdeka. Di lokasi ini, aktivitas pembuangan sampah secara sembarangan oleh pelaku usaha gudang pencucian wortel telah menyebabkan saluran drainase tersumbat.

Pantauan pada Sabtu (19/4/2025) menunjukkan tumpukan limbah organik dan sampah dari aktivitas usaha tersebut menyumbat aliran air di Jalan Udara, tepatnya di Kelurahan Gundaling II. Padahal secara fisik, drainase di kawasan itu terbilang besar dan cukup dalam.

BACA JUGA:  Harimau Tersorot Lampu Sepeda Motor, Polsek Simpang Empat Respon Cepat Penampakan di Kutarayat

“Masalahnya bukan di ukuran selokan, tapi karena sampah yang menumpuk dan menyumbat polongan,” ujar Hendra Sembiring (32), warga sekitar, saat ditemui Senin (21/4/2025).

Ia menyayangkan kurangnya kesadaran para pelaku usaha yang membuang limbah tanpa memperhatikan dampaknya terhadap lingkungan sekitar. Menurutnya, perilaku ini bukan hanya menyebabkan banjir saat hujan turun, tetapi juga mempercepat kerusakan jalan penghubung antara Kecamatan Merdeka dan Kecamatan Simpang Empat, tepatnya di kawasan Ndokum Siroga.

Tantangan pengelolaan sampah di Kabupaten Karo dinilai tidak hanya soal teknis, tetapi juga menyangkut budaya dan komitmen bersama antara masyarakat dan pemerintah. Tanpa perubahan perilaku dan penguatan infrastruktur serta pengawasan, krisis lingkungan yang lebih besar bisa mengancam masa depan daerah ini.

BACA JUGA:  Gampong Baroh Langsa Lama Serah BLT DD Tahun 2026 kepada Puluhan Lansia

Hingga berita ini ditayangkan, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Karo, Rutina br Sembiring, belum dapat dikonfirmasi terkait langkah penanganan masalah ini.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *