Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Aceh  

Dosen UTU Berdayakan KWT Sejahtera Melalui Pelatihan Pemasaran Produk Minaponik

2.a. narasi berita gerai stok dan e selling 11zon
Tim dosen Universitas Teuku Umar memberikan pendampingan dan pelatihan pemasaran digital kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Sejahtera Desa Peunia, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat, Kamis (31/7/2025). (Foto: Ist).

ACEH BARAT – Kelompok Wanita Tani (KWT) Sejahtera Desa Peunia, Kecamatan Kaway XVI, mendapat pendampingan dari tim dosen Universitas Teuku Umar (UTU) melalui kegiatan sosialisasi dan pelatihan pemasaran produk minaponik. Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (31/7/2025) ini merupakan bagian dari program Pengabdian Berbasis Kemitraan Masyarakat yang didanai Direktorat Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek 2025.

Tim pengabdian terdiri dari Fantashir Awwal Fuqara, S.P., M.Si (Dosen Agribisnis FP), Oviana Lisa, S.Si., M.Si (Dosen Agroteknologi FP), dan Agusriati Muliyana, S.Pd., M.Pd (Dosen Akuakultur FPIK).

Ketua tim, Fantashir Awwal Fuqara, S.P., M.Si, menjelaskan bahwa program ini bertujuan memperkuat kapasitas KWT Sejahtera dalam menguasai pemasaran modern berbasis digital.
“Konsep eco-market dengan gerai stok memungkinkan kelompok mengelola produk lebih tertata, sementara aplikasi e-selling membuka akses pasar lebih luas. Dengan begitu, hasil minaponik tidak hanya dipasarkan di tingkat lokal, tetapi juga berpeluang menjangkau konsumen di luar daerah,” jelasnya.

BACA JUGA:  Pengendali Inflasi Daerah Terbaik, Pj Bupati Aceh Barat Raih Penghargaan TPID
2.b. narasi berita gerai stok dan e selling scaled
Tim dosen Universitas Teuku Umar memberikan pendampingan dan pelatihan pemasaran digital kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Sejahtera Desa Peunia, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat, Kamis (31/7/2025). (Foto: Ist).

Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam menghubungkan sektor pertanian dengan ekonomi kreatif.
“Kami berharap para ibu tani tidak hanya fokus pada produksi, tetapi juga mampu mengembangkan strategi pemasaran inovatif. Pemanfaatan teknologi diharapkan membuat usaha lebih mandiri, berkelanjutan, dan berdaya saing,” tambahnya.

Ketua KWT Sejahtera, Masriyana, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan memberikan wawasan baru bagi anggotanya dalam mengelola hasil tani.
“Selama ini kami masih menjual dengan cara tradisional dan terbatas. Melalui pendampingan ini, kami belajar mengatur stok produk di gerai untuk dijual langsung maupun secara online. Hal ini membuka peluang menambah penghasilan serta menciptakan usaha baru bagi kelompok,” ungkapnya.

Ia juga menilai kegiatan ini memotivasi anggota untuk lebih semangat belajar teknologi digital dan manajemen usaha tani. “Harapannya, program pengabdian ini bisa berkelanjutan sehingga kelompok kami dapat menjadi teladan pemberdayaan perempuan di sektor pertanian modern,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pengurus Koperasi Gampong Merah Putih Syariah Suak Labu Resmi Dibentuk

Kegiatan ditutup dengan praktik penggunaan aplikasi e-selling dan simulasi pemasaran produk minaponik di gerai stok yang telah disiapkan. Peserta juga dilatih teknik pengemasan sayuran dengan label dan identitas harga yang menarik, serta strategi promosi melalui platform digital.

Melalui pendampingan ini, KWT Sejahtera tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga strategi pemasaran realistis untuk skala rumahan. Langkah ini diharapkan menjadi fondasi awal dalam membangun jejaring usaha berkelanjutan, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat posisi perempuan tani sebagai pelaku ekonomi kreatif di tingkat desa.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *