Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Brebes Luncurkan Gerakan Sadesa Juleha, Perkuat Ekosistem Halal Hingga ke Desa

IMG 20260518 WA0021
Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma bersama  Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Bimala, saat peluncuran program gerakan, Sadesa Juleha.(Foto dok hariandaerah.com/Putra Zambase)

BREBES – Pemerintah Kabupaten Brebes secara resmi meluncurkan gerakan Sadesa Juleha, yang memiliki arti Satu Desa Satu Juru Sembelih Halal (Juleha). Peluncuran ini dilaksanakan berbarengan dengan pembukaan kegiatan Sertifikasi Kompetensi Juru Sembelih Halal wilayah kerja Bank Indonesia Tegal, yang berlangsung di Aula Lantai 6 Kantor Pelayanan Terpadu Kabupaten Brebes, pada Senin (18/05/2026).

Program ini merupakan langkah strategis untuk memperluas keberadaan tenaga penyembelih hewan bersertifikat hingga ke tingkat desa, sekaligus memperkuat ekosistem industri halal di wilayah Pantura bagian barat Provinsi Jawa Tengah. Sebanyak 44 peserta mengikuti rangkaian pelatihan yang berasal dari berbagai daerah, yakni Kabupaten Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kabupaten Pemalang, Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Batang, Kabupaten Indramayu, dan Kota Cirebon. Kegiatan pelatihan berlangsung selama tiga hari, yang terdiri dari dua hari pemberian materi teori dan satu hari praktik langsung penyembelihan hewan di Rumah Pemotongan Hewan Jatibarang dan Rumah Pemotongan Hewan Ketanggungan.

Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma, menyampaikan bahwa peluncuran Gerakan Sadesa Juleha menjadi tonggak penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang industri halal. Menurutnya, Kabupaten Brebes mengambil peran sebagai pelopor gerakan satu desa satu juleha yang mengacu pada standar sertifikasi kompetensi. Langkah ini merupakan wujud komitmen agar setiap wilayah desa memiliki tenaga penyembelih yang kompeten dan telah mengantongi sertifikasi resmi.

BACA JUGA:  Luncurkan Program ARJUNA, Pemkab Brebes Perkuat Pendidikan Inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus

Paramitha juga memberikan apresiasi kepada Dewan Pimpinan Daerah Juleha Kabupaten Brebes yang aktif melakukan edukasi dan penyebaran informasi kepada masyarakat melalui berbagai jalur, mulai dari masjid, sekolah, pondok pesantren, hingga perguruan tinggi. Langkah tersebut dinilai sangat mendukung target nasional penerapan sertifikasi halal secara penuh yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026 mendatang.

Ia menambahkan, hingga saat ini pembinaan yang dilakukan Juleha Brebes telah berhasil melahirkan lebih dari seribu tenaga juru sembelih halal melalui beragam pelatihan yang diselenggarakan. Dari jumlah tersebut, puluhan orang di antaranya telah memiliki sertifikasi tingkat nasional dan bahkan memiliki peluang bekerja hingga ke luar negeri.

“Tenaga Juleha di Brebes juga sudah terdaftar dan terlindungi oleh BPJS Ketenagakerjaan, sehingga keselamatan dan hak mereka dalam bekerja sudah terjamin. Hal ini membuktikan bahwa Brebes mampu menjadi mercusuar atau pusat rujukan pengembangan tenaga Juleha di Indonesia,” ujar Paramitha.

Meskipun telah mencapai berbagai kemajuan, pemerintah daerah tetap berupaya mendorong peningkatan partisipasi masyarakat di sejumlah wilayah. Melalui Gerakan Sadesa Juleha, pemerataan keterampilan dan kompetensi diharapkan dapat menjangkau seluruh desa, disertai dengan perlindungan serta jaminan keamanan kerja bagi para juru sembelih.

BACA JUGA:  Warga Luwijawa Demo BUMDes dan Pemerintah Desa, Minta Pertanggungjawaban Dana Rp.78 Juta

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tegal, Bimala, mengungkapkan bahwa ekonomi dan keuangan syariah memiliki peran strategis dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional. Saat ini, Indonesia berada di posisi ketiga dunia dalam indeks indikator Ekonomi Islam Global tahun 2025.

Ia menjelaskan bahwa tantangan dalam pengembangan rantai pasok nilai halal, sistem pembiayaan syariah, serta peningkatan pemahaman masyarakat terkait ekonomi syariah masih perlu diperkuat. Oleh karena itu, Bank Indonesia terus berkomitmen mendorong penguatan rantai nilai halal melalui berbagai program, termasuk penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi para juru sembelih.

“Melalui kegiatan ini, para peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai tata cara penyembelihan hewan yang halal, sesuai dengan syariat Islam dan standar kompetensi yang berlaku secara nasional,” tegas Bimala.

Sinergi yang terjalin antara Bank Indonesia, Dewan Pimpinan Daerah Juleha Kabupaten Brebes, dan Pemerintah Kabupaten Brebes diharapkan dapat memperkuat ekosistem halal yang berkelanjutan. Selain itu, kerja sama ini juga bertujuan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk-produk halal serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat luas.

 

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *