Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Anak Yatim dan Fakir Miskin di Kota Langsa Dapat Seragam Sekolah Gratis

IMG 20250712 214128
Wali Kota Langsa Jeffry Sentana didampingi Camat Langsa Lama saat serahkan simbolis seragam sekolah gratis bagi pelajar kategori yatim dan miskin. (Foto:hariandaerah.com/Sukma)

KOTA LANGSA – Program seragam sekolah gratis dari Pemerintahan Kota Langsa berlanjut, kini sasarannya adalah anak yatim dan fakir miskin di semua Desa (Gampong:red) yang ada di Kota Langsa, Sabtu (12/07/2025).

Pembagian seragam sekolah gratis merah putih dan biru putih sebanyak 2.146 pasang bagi anak yatim dan fakir miskin di Lima Kecamatan dalam Kota Langsa diserahkan langsung oleh Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra, SE secara simbolis di masing-masing Kecamatan sejak siang sampai sore hari.

Adapun rincian jumlah seragam sekolah masing-masing Kecamatan yang dibagikan yaitu 316 pasang di Langsa Baro, 408 Pasang di Langsa Lama, 174 Pasang di Langsa Timur, 365 pasang di Langsa Kota dan 883 pasang di Langsa Barat.

Wali Kota Langsa turut didampingi Ketua Komisi I DPRK Langsa Susilawati dan anggotanya Hj. Sri Keumala Nurli, Khairul Amri, Ridwan (Malem) serta Kepala DPMG Al Azmi S.STP M.AP, Kepala Diskominfo Muzammil S.STP M.SP, para Camat dan Geuchik masing-masing Gampong.

Wali Kota Jeffry Sentana dalam sambutannya menyampaikan, bahwa hari ini adalah perdana Pemko Langsa bagikan Seragam Sekolah Gratis untuk anak yatim dan fakir miskin setelah sehari sebelumnya dibagikan ke sekolah-sekolah.

IMG 20250712 214335
Wali Kota Jeffry Sentana foto bersama Anggota DPRK Langsa, Kepala DPMG dan Camat Langsa Lama serta anak yatim dan fakir miskin setelah serah seragam sekolah gratis, Sabtu (12/07/2025).

“Seragam sekolah gratis ini merupakan program kolaborasi Pemko Langsa dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) serta seluruh Camat dan Geuchik dalam wilayah Kota Langsa,” ucap Wali Kota Langsa.

Jeffry Sentana menjelaskan, bahwa program ini bertujuan agar tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah karena terkendala biaya besar dan harapannya kedepan semua masyarakat Kota Langsa bisa sekolah dan mengenyam pendidikan.

“Intinya, selama Wali Kota Langsa Jeffry Sentana S Putra dan Wakil Wali Kota Langsa Muhammad Haikal Alfisyahrin, tidak ada lagi anak putus sekolah di Kota Langsa,” terang Jeffry dengan disambut tepuk tangan tamu undangan.

Lebih lanjut Jeffry menegaskan, Sekolah bukan untuk jual seragam, sekolah cukup sebagai tempat kita menimba ilmu, dan mulai hari ini juga kita akan menetapkan dari Senin sampai Sabtu hanya pakai seragam merah putih untuk sekolah dasar (SD).

“Sedangkan untuk SMP hanya seragam biru putih. Jadi tidak ada lagi baju batik dan baju Pramuka, kecuali bagi yang ikut kegiatan Pramuka,” sebutnya lagi.

Jeffry juga mengatakan bahwa tidak ada lagi baju olahraga serta menghimbau bagi masing-masing sekolah dengan hanya menggunakan Dress Code saja.

“Jadi pihak sekolah tinggal sepakati saja warna apa yang harus dipakai siswa dengan menggunakan baju kaos yang sudah ada dirumah,” ungkap Wali Kota Jeffry Sentana.

Terkait sekolah tingkat SMA tidak mendapatkan seragam gratis, Wali Kota Langsa menjelaskan karena regulasinya tidak memungkinkan, maka untuk SMA itu dibawah kewenangan Pemerintah Provinsi Aceh.

Begitu juga untuk pelajar MIN dan MTSN yang dibawah naungan Kementrian Agama (Kemenag). “Insya Allah kedepan kita akan coba komunikasi dengan pihak Kemenag, bagaimana kesepakatan nantinya,” pungkas Jeffry Sentana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *