Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Dosen Fisip Unimal Prof. Dr. Suadi, S.Ag., M.Si Dikukuhkan Jadi Guru Besar

Unimal
Prof. Dr. Suadi, S.Ag., M.Si Dikukuhkan Jadi Guru Besar Unimal, Selasa (11/7/2023). (Foto: hariandaerah.com/Nurmansyah).

LHOKSEUMAWE – Dosen Sosiologi pada Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisip) Universitas Malikussaleh, dikukuhkan sebagai Guru Besar Melalui Rapat Terbuka Senat di gedung kampus Universitas Malikussaleh (Unimal), pada Selasa (11/7/2023).

Prof. Dr. Suadi, S.Ag., M.Si pria kelahiran 16 Agustus 1976 di sebuah Gampong terpencil pesisir Timur Meunasah Rumpuen Meureudu Kabupaten Pidie Jaya, telah menyelesaikan pendidikan Doktornya di Pusat Riset dan Pendidikan untuk Perdamaian, Universitas Sains Malaysia pada tahun 2015 lalu.

Dalam pidato pengukuhannya yang bertema“Pendidikan Damai, Pendekatan Transformatif dalam Mewujudkan Damai Positif Berkelanjutan di Aceh”.

Lebih lanjut, Saudi menyampaikan, bahwa perjanjian Perdamaian Aceh yang usianya hampir genap 18 tahun belum berdampak banyak terhadap keadilan sosial, ekonomi, dan politik. Sehingga, perilaku kekerasan terhadap manusia dan lingkungan masih mengemuka di Aceh, hal ini terindikasi dari tingkat kemiskinan yang tinggi dan kerusakan alam Aceh yang terus meningkat.

BACA JUGA:  Kenang Tragedi KM Sinar Bangun, Bupati Simalungun dan Keluarga Ziarah ke Tiga Ras

“Perjanjian Perdamaian Aceh 18 tahun belum berdampak banyak terhadap keadilan sosial, ekonomi, dan politik, terindikasi dari tingkat kemiskinan yang tinggi dan kerusakan alam di Aceh,” kata Suadi.

Suadi menyebutkan, bahwa kenyataan tersebut tidak terlepas dari realitas praktik pendidikan damai pada lembaga pendidikan di Aceh yang belum terintegral secara sistemik, baik pada level sekolah maupun perguruan tinggi. Untuk itu, perlu diinisiasi kan lahirnya satu kebijakan untuk merekonstruksi sistem pendidikan yang memungkin pelaksanakan pendidikan damai yang sistemik di lingkungan pendidikan, pada level sekolah dasar hingga perguruan tinggi.

BACA JUGA:  Terima Sertifikat Dewan Pers, FA NEWS Resmi Terverifikasi Administrasi dan Faktual

“Diantara yang paling mudah dilakukan dan dapat berlaku untuk semua pelajaran adalah mendesain lingkungan dan ruang kelas yang demokratis agar peserta didik terbiasa diperlakukan setara dan adil, tidak exploitatif dalam proses pembelajaran,” pungkasnya.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *