Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Perlu Adanya Dukungan Untuk Majukan Pariwisata di Nagan Raya, Ini Kata Pj Bupati

Wisata
Wisatawan Arung Jeram Di Nagan Raya. (Istimewa).

NAGAN RAYA – Pj Bupati Nagan Raya, Fitriany Farhas, AP, SSos, MSi, perlu upaya mempromosikan sektor pariwisata dengan dukungan oleh semua pihak. Untuk itu, semua jajaran Dinas Kominfotik setempat meresponnya dengan membuat arung jeram di aliran Sungai Krueng Nagan, Sabtu (18/2/2023)

Kepala dinas Kominfotik Nagan Raya, Drs Said Amri menjelaskan, salah satu program Pj Bupati yaitu dengan pengembangan sektor pariwisata, termasuk arung jeram.

“Kita sangat mendukung program Ibu Pj Bupati, khususnya wisata arung jeram, karena ini salah satu cabang olahraga sekaligus rekreasi yang menantang dan butuh nyali,” kata Said Amri.

Kadis Kominfotik Nagan Raya beserta jajarannya sangat terkesan saat mengarungi arus deras Krueng Nagan dengan lama waktu perjalanan satu setengah jam.

BACA JUGA:  Kejari Kota Malang Perkuat Integritas dalam Pengamanan Pembangunan Strategis

“Mulai dari Bendungan Irigasi hingga ke titik akhir pendaratan di Meunasah Pante butuh waktu satu setengah jam, ada beberapa titik jeram yang menantang,” kata Kadis kominfotik

Upaya untuk memajukan pariwisata tersebut perlu adanya dukungan semua pihak agar arung jeram menjadi rekreasi alternatif sekaligus sebagai sarana olahraga bagi masyarakat, ujarnya.

“Saya harap, arung jeram ini menjadi primadona dimasa mendatang jika dikelola dengan baik,” kata Said Amri

Rico Mukhtar, pengelola dan pemandu wisata arung jeram dari Wahana Beutong Adventure, menyampaikan, usahanya itu belum lama dikembangkan di Nagan Raya, dengan modal seadanya ia nekat mengembangkan arung jeram di Nagan Raya, sebelum dikelola orang luar.

“Saya berterima kasih kepada Dinas Kominfotik beserta jajaran yang telah menikmati wahana ini,” ujar Rico.

BACA JUGA:  37 PNS Kabupaten Brebes Resmi Pensiun, Bupati: Pensiun Adalah Fase Baru Berkarya

Didampingi pemandu lainnya, ia pun meminta dukungan jajaran Pemerintah Kabupaten Nagan Raya guna membantu agar usahanya berkembang.

Rico menjelaskan, arung jeram adalah sarana olahraga, juga rekreasi, konservasi dan partisipasi (dalam hal evakuasi korban kecelakaan di sungai).

Saat ini pihaknya baru mampu menyediakan empat unit perahu karet. Seharusnya, untuk arung jeram minimal enam perahu karet. Ujar Rico.

“Saat ini baru ada empat perahu karet bantuan para donatur yang beroperasi di arung jeram, sementara peminatnya lumayan banyak setiap minggunya,”

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *