Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Hukrim  

Salah Seorang Oknum Perawat Tipu Pedagang Kelontong

Perawat
Pelaku penipu terhadap beberapa pedagang, termasuk ZALITA JAVA GROSIR & ECERAN yang berlokasi di Sp Empat Jalan Elak Krueng Seunong Buloh Blang Ara. (Foto: hariandaerah/Nurmansyah)

LHOKSEUMAWE – Seorang perawat yang bertugas di Puskesmas Tanah Luas telah melakukan penipuan terhadap beberapa pedagang, termasuk ZALITA JAVA GROSIR & ECERAN yang berlokasi di Sp Empat Jalan Elak Krueng Seunong Buloh Blang Ara.

Perawat tersebut bernama Erna, atau lebih dikenal dengan panggilan Nana. Ia melakukan penipuan untuk mendapatkan uang guna memenuhi gaya hidupnya.

Salah seorang korban berinisial Zal, yang merupakan pedagang kelontong di Jalan Elak, mengungkapkan kepada hariandaerah.com pada pukul 19.20 WIB (04/12/23) bahwa, pelaku mengaku tinggal di Desa Blang Weu, Kecamatan Blang Mangat, Kota Lhokseumawe.

“Pelaku memberikan alamat palsu kepada saya dan berhasil mengambil sejumlah barang dengan alasan untuk kebutuhan kenduri di Blang Weu,” kata Zal.

BACA JUGA:  Polisi Amankan ASN di Sulawesi Tenggara, Diduga Edar Sabu

Total kerugian yang dialami oleh Zal mencapai Rp 1.600.000. Erna, yang juga merupakan perawat, diduga sebagai otak pelaku tindak pidana penipuan yang terjadi pada (23/08/23).

Erna, merupakan warga asal Blang Jruen, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara. Ia diketahui berasal dari Pidie. Modus penipuan yang dilakukan oleh Erna adalah dengan meminta kebutuhan kenduri seperti daging ayam, telur, beras dan uang yang ditransfer ke rekeningnya pada sore hari.

“Awalnya, pelaku meminta 45 ekor ayam potong untuk kenduri di Desa Blang Weu, yang merupakan tetangga dengan Keude Krueng. Tanpa curiga, pedagang ayam memberikan 45 ekor ayam potong dan setelah itu, pelaku mengambil sejumlah barang di toko saya yang bersebelahan dengan usaha dia di Jalan Elak,” ungkap Zal.

BACA JUGA:  Polisi Berhasil Tangkap Tiga Pengedar Ganja, Dua di Antaranya Suami Istri

Namun, malam itu, Zal baru mengetahui bahwa Erna bukan berasal dari Desa Blang Weu dan tidak ada kenduri yang sedang berlangsung.

Kepala Puskesmas (Kapus) di Aceh Utara, BR, mengatakan pada hari Kamis (9/11/2023), sekitar pukul 14.43 WIB, bahwa Nana memang bekerja sebagai staf di Puskesmas Syamtalira Aron.

“Hasil pelacakan kami menunjukkan bahwa dia memang staf di Puskesmas Syamtalira Aron,” jelas BR.

Namun, BR juga mengonfirmasi bahwa Nana tidak terdaftar sebagai perawat dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). Oleh karena itu, pihak Puskesmas tidak memiliki wewenang untuk melakukan intervensi terhadap Nana dalam kasus ini.

Sementara itu, Nana, yang merupakan pelaku penipuan, belum memberikan tanggapan apa pun terkait kasus ini hingga berita ini ditayangkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *