Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Aceh  

UMKM Aceh Barat Daya Melaju: Car Free Day dan ‘Orangutan Day’ Jadi Peluang Emas dalam Festival Kemerdekaan

Bagi Nurul Rizky, pemilik Dapu Iky, acara ini merupakan panggung strategis. Ia menyampaikan harapan besar pasca partisipasi.

IMG 20250824 104200 e1756012749293
Ribuan masyarakat Kabupaten Aceh Barat Daya tumpah ruah di Car Free Day KNPI Aceh Barat Daya dengan latar belakang puluhan stand UMKM. Foto. Hariandaerah.com/Teuku Nizar.

Aceh Barat Daya – Momentum peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-80 diwarnai semangat local pride dan kreativitas di Kabupaten Aceh Barat Daya.

Kelangsungan rangkaian acara Car Free Day, Orangutan Day, dan Bazar UMKM yang digagas KNPI setempat menghadirkan nuansa baru dalam pemberdayaan ekonomi mikro dan semangat gotong-royong anak bangsa .

Sebanyak 80 stand UMKM memadati area Car Free Day di jalan protokol—tepatnya Jalan Dua Jalur depan Kantor Bupati. Ribuan masyarakat berkumpul sejak pagi, antusias menjelajah kerajinan tangan, kuliner khas, hingga fashion lokal dari pelaku UMKM yang turut ambil bagian.

Suasana menjadi semarak tak hanya untuk hiburan, tapi juga sebagai arena interaksi ekonomi antar pelaku usaha dan konsumen langsung.

Bagi Nurul Rizky, pemilik Dapu Iky, acara ini merupakan panggung strategis. Ia menyampaikan harapan besar pasca partisipasi.

Menurutnya, dengan tampil di bazar UMKM festival kemerdekaan KNPi Aceh Barat Daya ini, ia berharap dapat Meningkatkan penjualan, berkat paparan langsung terhadap keramaian pengunjung.

Selain itu, pihaknya juga mencoba membangun jaringan dan relasi, termasuk dengan sesama pelaku UMKM dan pihak instansi seperti KNPI dan pemerintah daerah.

“Yang lebih penting adalah meningkatkan kesadaran dan pengakuan masyarakat, lewat interaksi visual dan personal dengan pengunjung dan meningkatkan kepercayaan diri, sebagai pemilik usaha yang melihat produknya diperhitungkan dalam festival besar,” kata Nurul.

BACA JUGA:  Berkah Prabowo ke Tamiang, Ketua APDESI Aceh: Minta Sisa Dana Desa Segera Dicairkan Bantu Masyarakat

Nurul juga berharap pasca event festival kemerdekaan car free day dan orangutan day serta bazar, pelaku UMKM mendapatkan umpan balik dan evaluasi atas produk — reaksi pasar langsung adalah data berharga untuk inovasi dan pengembangan produk ke depan.

“Dengan terpenuhi harapan-harapan tersebut, UMKM seperti Dapu Iky dapat terus meningkatkan kualitas dan kuantitas bisnis di masa mendatang,” kata Nurul.

Ira Rahmawati, Penanggung Jawab UMKM di Festival Kemerdekaan KNPI, menegaskan bahwa kehadiran para pelaku usaha bukan sekadar memeriahkan acara, tapi juga bagian dari mendorong ekonomi lokal.

“Festival ini menjadi ruang perkenalan produk kreatif, inovatif, dan berkualitas dari Aceh Barat Daya,” ujar Ira.

Sementara itu, Ketua KNPI Abdya, Teguh Novrianto, menyatakan bahwa pemuda harus menjadi motor penggerak penguatan ekonomi lokal.

“Keterlibatan UMKM bukan sekadar hiburan, melainkan langkah strategis memperkuat perekonomian masyarakat,” tambahnya.

Pemerintah daerah, melalui Plt. Sekda Amrizal, turut memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya memberi hiburan, tapi juga membuka peluang nyata meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah juga berkomitmen mendukung UMKM untuk lebih berdaya saing.

BACA JUGA:  Perumda Tirta Abdya Target Selesaikan 21 Titik Kebocoran dalam Sebulan, Tarif Air Diupayakan Turun Jadi Rp2.000/Kubik

Selain Car Free Day, kegiatan unik lain yaitu Orangutan Day, juga turut memeriahkan festival kemerdekaan di Kompleks Perkantoran Aceh Barat Daya pada 24 Agustus 2025.

Meskipun informasi detail terkait skema acara belum dipublikasikan lebih lanjut, konsep ini menunjukkan upaya kreatif dalam menarik perhatian publik—mungkin dengan edukasi konservasi, seni, atau tema lingkungan yang berkelanjutan. Ini menambah daya tarik dan memberikan nilai tambah pada kunjungan masyarakat ke festival.

 

Lebih dari sekadar festival, momentum ini menjadi simbol kerja sama, kreativitas, dan semangat baru—dengan harapan masa depan ekonomi lokal yang lebih kuat. Pemberdayaan UMKM lokal seperti Dapu Iky adalah wujud nyata dari “Arah Baru Abdya Maju”.

 

Ucapan terima kasih disampaikan kepada seluruh pihak yang terlibat—panitia, KNPI, pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan tentu masyarakat.

 

“Semoga ini bukan yang terakhir, kegiatan serupa di masa mendatang bisa menjadi agenda rutin yang makin memperkuat UMKM Aceh Barat Daya,” harap Nurul Rizky.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *