Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Warga Air Pinang Keluhkan Jaringan Telkomsel Mati Saat Listrik Padam

keluhan warga air pinang simeulue terkait jaringan telkomsel mati jika listrik padam
Ilustrasi Jaringan Telkomsel. (Foto: Istimewa)

SIMEULUE – Masyarakat desa Air Pinang kecamatan Simeulue Timur kabupaten Simeulue mengeluhkan layanan jaringan Telkomsel yang selalu mengalami gangguan total setiap kali terjadi pemadaman listrik dari PLN. Masalah ini dinilai sudah berlangsung cukup lama dan belum mendapat tanggapan serius dari pihak penyedia layanan.

Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena berdampak besar pada kehidupan sehari-hari, khususnya dalam hal komunikasi, aktivitas belajar dan bekerja secara daring serta akses informasi digital lainnya yang sangat bergantung pada jaringan seluler dan internet.

“Setiap kali PLN padam, sinyal Telkomsel langsung hilang total. Tidak bisa SMS, telpon apalagi akses internet. Ini sangat menyulitkan kami,” ujar Pipin, salah satu warga Air Pinang, kepada media hariandaerah.com, Selasa (25/11/2025).

Warga menduga tower BTS Telkomsel di wilayah tersebut tidak dilengkapi genset atau sistem cadangan daya seperti baterai, sehingga layanan ikut mati saat listrik padam.

Hal ini sangat merugikan, terlebih di era digital saat ini di mana layanan komunikasi menjadi kebutuhan primer masyarakat.

BACA JUGA:  Deteksi Dini, Rutan Kabanjahe Gelar Tes Urine bagi Warga Binaan

“Zaman sekarang, komunikasi sangat penting. Kami butuh sinyal untuk sekolah online, kerja, urusan administrasi, bahkan keadaan darurat. Tapi saat listrik mati, kami seperti terputus dari dunia luar,” tambah Rahmat.

Kondisi ini juga dirasakan para pelaku usaha dan aparat desa. Pemerintah Desa Air Pinang bahkan telah beberapa kali menerima keluhan dari masyarakat terkait persoalan ini.

Pihak desa berharap Telkomsel segera melakukan perbaikan dan menyediakan solusi, seperti pemasangan genset atau baterai backup di lokasi tower, agar layanan tetap berjalan meski terjadi pemadaman listrik.

Mereka berharap Telkomsel segera melakukan pembenahan dengan menambahkan perangkat cadangan seperti genset atau baterai backup agar layanan tetap aktif.

Tak hanya itu, warga juga mempertanyakan keberadaan jaringan fiber optik (WiFi) yang belum juga berfungsi sampai saat ini, padahal tiang dan kabel sudah selesai terpasang sejak sekian lama. Seharusnya ketersediaan jaringan WiFi juga menjadi kebutuhan internet di rumah, tempat usaha, kantor desa dan sekolah.

BACA JUGA:  Kasat Narkoba dan Kasat Intel Polres Langsa Diganti

“Satu lagi yang menjadi keluhan masyarakat adalah jaringan WiFi. Tiang dan kabel fiber optik sudah lama dipasang oleh pihak Telkomsel, tapi sampai sekarang belum bisa dipakai. Kami tidak tahu kenapa belum diaktifkan,” tambah Pipin.

Pemerintah desa juga mengaku telah menerima banyak keluhan serupa dari warganya. Ketersediaan jaringan komunikasi yang stabil dinilai sangat penting, terlebih Simeulue merupakan wilayah kepulauan yang cukup jauh dari pusat kota.

“Telkomsel seharusnya bisa memberikan solusi cepat. Komunikasi adalah kebutuhan dasar masyarakat saat ini,” ujar seorang perangkat desa setempat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Telkomsel terkait dua permasalahan tersebut.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *