Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh
Daerah  

10 Tahun Mangkrak, Jembatan Ranto Panyang Akan Selesai Tahun Ini

Peninjauan jembatan
Peninjauan Jembatan Ranto Panyang Kec. Krueng Sabee Kab. Aceh Jaya oleh Pj. Bupati Aceh Jaya, Dr. Nurdin Bersama Camat Krueng Sabee, Sabtu (29/10/2022). (Foto: Harian Daerah/T. Fadhil Tartia Tandy)

Aceh Jaya – Penjabat (Pj) Bupati Aceh Jaya, Dr Nurdin, S.Sos. M.Si., meninjau pembangunan Jembatan di Desa Ranto Panyang, Kecamatan Krueng Sabee, Aceh Jaya yang sudah mangkrak selama 10 tahun.

Peninjauan yang dilakukan Pj Bupati Aceh Jaya tersebut sebagai respon pemerintah dalam hal mengatasi permasalahan yang di alami masyarakat selama ini termasuk keluhan dari masyarakat Ranto Panyang terkait jembatan di desanya yang tak kunjung selesai dalam waktu lama.

Pj Bupati Aceh Jaya Dr Nurdin menyampaikan, jembatan Ranto Panyang dengan panjangnya kira kira 90 meter ini akan di bangun dengan anggaran yang bersumber dari Otsus tahun 2022 yang di target selesai pada bulan Desember ini 2022 ini. Agar tahun depan dapat dipergunakan oleh masyarakat setempat.

“Jembatan ini merupakan salah satu akses mobilitas hasil produksi masyarakat desa Ranto Panyang. Maka hal ini menjadi perhatian khusus pemkab Aceh Jaya agar selesai tahun ini. Hal ini sebagai upaya mendongkrak perekonomian masyarakat setempat,” ujarnya kepada media, Sabtu (29/10/2022).

BACA JUGA:  ‎Dari Pulau ke Ring, Petinju Simeulue Siap Guncang Pra Pora 2025

Disamping itu Dr Nurdin juga menjelaskan, target dari tinjauan ini juga ingin memastikan pembangunan infrastruktur dapat terhubung ke sentral ekonomi masyarakat. Seperti halnya jembatan Ranto Panyang ini akan terhubung ke lokasi lahan pertanian yang luasnya mencapai ± 2500 hektar. jika terealiasasi akan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

Potensi lahan di kabupaten Aceh Jaya sangat luas dan menyumbang sebagaian besar dalam pertumbuhan ekonomi. Disamping pemanfaatan lahan yang ada, hal yang perlu di perhatikan adalah pembangunan infrastruktur yang terhubung ke potensi lahan tersebut salah satunya adalah pembangunan Ranto Panyang ini. ungkapnya

Dr Nurdin juga menyampaikan telah mengirim surat kepada para Camat dan keuchik untuk menginventarisir lahan-lahan tidur sekabupaten Aceh Jaya nantinya akan menjadi bagian dari program untuk pemulihan ekonomi Aceh Jaya dengan memanfaatkan sumber daya yang ada.

Di sisi lain pemanfaatan potensi lahan ini nantinya akan kita kaji, komoditas seperti apa yang cocok untuk dikembangkan oleh masyarakat. Sehingga melahirkan produk unggulan dan berkualitas di kabupaten Aceh Jaya.

BACA JUGA:  Relawan Deklarasikan Maesyal - Intan di 29 Kecamatan Untuk Tangerang Semakin Gemilang

“Hal ini selaras dengan upaya membangun perekonomian baik di hilir maupun hulu,” tegas Nurdin

Dalam kesempatan ini Pj Bupati Aceh Jaya Dr Nurdin meminta semua pihak dapat partisipasi bersama baik tokoh politik, tokoh masyarakat dan stakeholder lainya untuk bersama sama membangun Aceh Jaya. Sehingga arah kebijakan pemerintah Aceh Jaya berada dalam koridor yang berpihak kepada rakyat. Ini yang selalu kita inginkan karena Aceh Jaya harus di bangun dengan kerja bersama.

Disisi lain Camat Krueng Sabee Muslem juga berharap jembatan Ranto panyang ini dapat terealisasi tahun ini. Agar dapat dipergunakan serta memudahkan akses ke lokasi lahan masyarakat. Harapan yang sama juga di sampaikan oleh Anwar yang merupakan tokoh masyarakat setempat.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *