Iklan Diskopukm Aceh
Iklan Diskopukm Aceh

Masyarakat Ponorogo Digegerkan Penemuan Mayat Mengapung di Sungai

Penemuan Mayat
Warga Saat Menemukan Mayat Yang Mengapung Di Sungai Desa Gombang, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo Jawa Timur, Jumat (11/5/2023). (Foto: hariandaerah.com/Bambang).

PONOROGO – Masyarakat Desa Gombang, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, digegerkan oleh penemuan sesosok mayat yang mengapung di aliran sungai.

Mayat tersebut di temukan oleh seorang Pria, sekira pukul 06.00 pagi, kondisi mayat tersebut dalam keadaan telanjang dan posisi terlentang, dengan kedua kaki serta tangannya menjurus ke atas, Jumat (12/5/2023).

Kemudian Pria yang pertama kali mendapati mayat tersebut, langsung memberitahukannya kepada aparat desa setempat. Pria itu menemukannya, sewaktu dia tengah melintas di pinggiran sungai tersebut.

Personel TRC BPBD Ponorogo, Reza mengatakan, sontak para pengguna jalan dan warga setempat langsung berjubel, memenuhi tempat kejadian, mereka ingin tahu, barangkali sempat mengenal siapa korbannya.

“Mayat tersebut berjenis kelaminnya laki-laki. Perkiraan usia 45 tahun. Mayat pertama kali ditemukan orang yang sedang melintas. Bukan pemancing, masih pagi, belum ada orang memancing,” kata Reza , kepada hariandaerah.com.

Mayat
Polsek Slahung Saat Mengevaluasi Mayat Yang Mengapung Di Sungai Desa Gombang, Kecamatan Slahung, Kabupaten Ponorogo Jawa Timur, Jumat (11/5/2023). (Foto: hariandaerah.com/Bambang).

Menurut Reza, mayat tanpa identitas itu ditemukan di bawah Dam Miren, Sungai Jaran dan tak jauh dari jembatan penghubung antar desa.

BACA JUGA:  Polda Aceh Libatkan Masyarakat dalam Pengawasan Polri, Tingkatkan Performa dan Integritas

Dari pantauan media hariandaerah.com dilapangan, tak lama berselang, petugas Polsek Slahung yang mendapat informasi langsung merapat ke lokasi kejadian. Kemudian petugas bersama warga setempat mengevakuasi mayat, dan diamankan di tanggul sungai.

Polisi yang melakukan pemeriksaan bersama tenaga medis dari Puskesmas setempat tidak menemukan identitas diri mayat tersebut. Dan juga tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan.

Sementara itu, Kapolsek Slahung, Kompol Supardi menyampaikan, untuk sementara pihaknya menyimpulkan mayat tersebut adalah korban tenggelam, yang sebelumnya terpeleset saat hendak mandi di sungai.

BACA JUGA:  Putusan Kasasi MA Keluar, Projo Minta Kasus SPPD Fiktif DPRK Simeulue Dilanjutkan

“Dugaan sementara korban meninggal akibat terpeleset, jatuh ke sungai dan tenggelam saat hendak mandi. Dan diperkirakan kejadiannya berlangsung sekitar seminggu lalu,” kata Kapolsek Slahung, Kompol Supardi.

Guna penyelidikan lebih lanjut, polisi langsung mengirim jasad korban ke RSUD dr. Harjono Ponorogo, untuk dilakukan pemeriksaan lebih detil.

Polisi juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata, yang mengetahui adanya mayat tersebut.

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *