KABANJAHE – Rumah Tahanan Kelas IIB Kabanjahe saat ini menghadapi kondisi over kapasitas dengan jumlah penghuni mencapai 761 orang, terdiri dari 748 laki-laki dan 13 perempuan. Sementara kapasitas ideal tempat ini hanya mampu menampung sekitar 244 orang.
Kepala Rutan, Bahtiar Sembiring SH, menjelaskan bahwa meskipun jumlah penghuni melebihi kapasitas, pihak Rutan tetap mampu mengelola situasi dengan baik sehingga aktivitas pembinaan dan pelayanan berjalan lancar sebagaimana mestinya.
“Memang terdapat kelebihan penghuni dari kapasitas ideal, namun kami terus melakukan berbagai langkah penanganan, seperti pengaturan hunian, peningkatan kedisiplinan, serta pelaksanaan program pembinaan agar situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya pada Senin (8/9/2025).
Selain itu, pihak Rutan juga berupaya menjaga kesehatan dan kebutuhan dasar warga binaan dengan bekerja sama bersama dinas terkait. Program pembinaan rohani, keterampilan, dan konseling tetap dilaksanakan guna memastikan hak-hak warga binaan terpenuhi. Dengan anggaran makan sebesar Rp 20.000 per kepala per hari, Rutan memastikan gizi dan kesehatan warga binaan tetap terjaga.
“Kami prioritaskan menciptakan rasa aman dan nyaman, baik bagi warga binaan maupun petugas. Hingga saat ini, situasi di Rutan masih terkendali dengan baik,” tambah Kepala Rutan.
Meski demikian, pihak Rutan berharap adanya perhatian lebih dari pemerintah terkait solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan over kapasitas, seperti percepatan proses peradilan, pembebasan bersyarat, serta pembangunan fasilitas tambahan.














