BANDA ACEH – Alumni Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Tgk. Chik Pante Kulu Banda Aceh, Jawasir, S.Pd meminta Pj Bupati Simeulue lakukan Reshuffle Satuan Kerja Pemerintah Kabupaten/Kota (SKPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Simeulue.
Jawasir mengatakan, permintaan yang dilontarkannya kepada Pj Bupati setempat, dikarenakan perhitungan Indeks Inovasi Daerah, Provinsi, Kabupaten/Kota tahun 2022 yang berdasarkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), pada perhitungan Inovasi tersebut, Kabupaten Simeulue memperoleh nilai paling rendah dengan Nilai Indeks 0,40, dengan keterangan kurang Inovatif.
“Saya minta PJ Bupati Simeulue Lakukan Reshuffle SKPK,” kata Demisioner Wasekjend IPPELMAS Banda Aceh itu.
Lebih lanjut, Jawasir menyampaikan, semenjak dilantiknya PJ Bupati Simeulue, Ahmadlyah pada tanggal 22 Juli 2022 lalu, tidak pernah dilakukannya Reshuffle dan Evaluasi terhadap SKPK Simeulue.
“Ya seharusnya ada penyegaran SKPK di tubuh Pemkab Simeulue, itupun kalau mau perubahan dan juga SKPK kinerjanya harus dievaluasi kalau gak, tidak akan ada perubahan kedepannya,” ujar Jawasir.
Jawasir menjelaskan, Indeks Inovasi Daerah merupakan daya saing yang menjadi salah satu parameter dalam konsep Kabupaten/Kota berkelanjutan dan menjadi ukuran kesejahteraan bagi Masyarakat.
“Terlebih dalam hal daya saing, jika dibandingkan dengan daerah-daerah lain, Simeulue saat ini berada di posisi yang jauh tertinggal,” jelasnya.














