Jakarta – Ketua Umum Gerakan Ekonomi Kreatif (GERAK 08) sekaligus Komisaris BUMN PT. Krakatau Bandar Samudera, Revitriyoso Husodo, membantah keras konten unggahan berdurasi sekitar 2 menit dari pihak yang tidak diketahui sumbernya yang viral di media sosial yang menyebut dirinya sebagai komunis serta menolak pemberian gelar pahlawan kepada Presiden RI ke-2, Soeharto.
Ia menilai narasi pemberitaan tersebut merupakan informasi yang salah dan sengaja dipelintir oleh pihak tertentu dengan tujuan yang belum diketahui, 26 November 2025.
“Pernyataan itu tidak benar. Saya tidak pernah mengatakan hal-hal seperti itu,” tegas Revitriyoso dalam keterangan tertulisnya. Revitriyoso juga menepis tudingan bahwa dirinya merupakan relawan Presiden Joko Widodo yang disisipkan dalam barisan pendukung Presiden Prabowo Subianto.
“Perlu saya pertegas, saya tidak pernah menjadi relawan Jokowi. Saya tegak lurus kepada Presiden Prabowo. GERAK 08 adalah relawan Prabowo,” ujarnya. Ia menegaskan sejak awal dirinya berada dalam barisan relawan Prabowo melalui GERAK 08 yang terlibat dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, yang memenangkan Paslon Prabowo-Gibran di 14 Provinsi basis massa Gerak 08.
Terkait dengan isu PKI, hal tersebut merupakan fitnah keji yang mana Revitriyoso membantah tegas bahwa ia keturunan PKI. Revi menyampaikan bahwa keluarganya terutama bapaknya merupakan sosok akademisi perminyakan nasional yang banyak berkontribusi pada optimalnya produksi minyak Pertamina di awal-awal tahun 70 an.
Ia menilai isu tersebut sengaja dihembuskan pihak-pihak yang tidak menyukainya, termasuk upaya membenturkan dirinya dengan pemerintah sekaligus merusak citra positif BUMN sebagai penggerak perekonomian Indonesia.
“Masa saya sudah menjadi komisaris BUMN lalu dituduh menolak gelar pahlawan untuk Soeharto? Justru kami mendukung, karena beliau berjasa bagi Pembangunan negara ini, ini narasi murahan namun efektif melalui media sosial untuk menghancurkan karir saya” tambahnya.
Terkait foto dirinya bersama Kaesang Pangarep yang kembali beredar, Revitriyoso menjelaskan bahwa momen itu terjadi saat dirinya menjadi bagian dari Tim Kampanye Nasional Prabowo, sehingga pertemuan dan foto di lapangan merupakan hal biasa.
Menurutnya, Presiden Prabowo mengetahui secara jelas siapa pendukung militannya, sehingga dirinya mendapatkan reward dengan dipercaya menjadi Komisaris BUMN di PT.KBS.
“Seorang bapak tentu mengenal anaknya. Pak Presiden pasti tahu siapa yang mendukung beliau sejak awal,” katanya.
Revitriyoso sudah melaporkan akun penyebar hoax itu karena sudah mencemarkan nama baiknya. Dirinya menegaskan dari awal sampai akhir akan terus mendukung pemerintahan presiden Prabowo Subianto untuk mensejahterakan rakyat melalui penguatan ekosistem UMKM, buruh migran dan koperasi dimana merupakan basis massa organisasinya, Gerak 08.
Revitriyoso Husodo menyadari, bahwa konsekuensi logis dari sebuah perjuangan untuk menegakkan keadilan dan kesejahteraan Masyarakat adalah banyaknya serangan yang dilakukan untuk melemahkan perjuangan ini, namun ditegaskan, bahwa sikap politik pribadi Revitriyoso Husodo dan organisasi GERAK 08 tidak akan pernah mundur satu langkahpun untuk mendukung program kerakyatan Prabowo Subianto.
Kronologi Pencemaran Nama Baik Revitriyoso Husodo, Ketua Gerak 08 dan Komisaris PT. Krakatau Bandar Samudera
Peristiwa ini diketahui pada tanggal 26 November 2025 jam 08.33, saat hendak berangkat ke kantor membuka Whatsapp (Wa). Ada Chat Wa dari teman yang mengirimkan postingan facebook.
Setelah dibuka muncul facebook dari akun facebook pilar nika, Dengan link : https://www.facebook.com/share/v/17zpYqGM4P/.
Revitriyoso sontak kaget dan bertanya dapat dari mana postingan facebook tersebut dan dijawab dapat dari Wa temannya tanpa menyebutkan nama.
Dengan adanya chat Wa tersebut, akhirnya Revitriyoso memeriksa Chat2 Wa lainnya dan menemukan banyak chat Wa yang menyampaikan postingan fitnah dari berbagai media sosial, diantaranya yaitu :
1. Dari youtube
Link : https://youtube.com/shorts/CCdnWPsA280?si=wr2aDVj694bJ_FlC
2. Dari Instagram
Link : https://www.instagram.com/reel/DReuH0qEagI/?igsh=ejc4MnJ2bWZhNW5z
3. dari Instagram 2 :
link : https://www.instagram.com/reel/DReurj4k0MT/?igsh=M3ZwamRrNDNmc2Nv
4. Dari Instagram 3
Link : https://www.instagram.com/reel/DRetdqWk18y/?igsh=NDg0Y3U1MXlyMDkz
5. Dari treads
Dari kejadian yang Revi sebutkan di atas, dapat disimpulkan bahwa perbuatan fitnah ini sangat kuat dugaan bermuatan politis untuk melemahkan perjuangan dan kinerja Revitriyoso Husodo, dan telah memenuhi unsur perbuatan pencemaran nama baik yang harus segera ditindak tegas.
Dengan adanya berbagai postingan fitnah dari bermacam-macam media sosial tersebut, telah mencemarkan nama baik Revitriyoso Husodo sebagai relawan Prabowo yang setia.
Adanya serangan fitnah politik tersebut dapat diartikan juga sebagai serangan terhadap Pemerintahan Prabowo yang hendak menata pemerintahannya menjadi tegas, bersih dan akuntabel.
Sehingga untuk memulihkan nama baik pribadi, organisasi,dan posisi sebagai Komisaris PT. Krakatau Bandar Samudera, kami mengambil langkah hukum untuk menegakkan keadilan dan supremasi hukum di negara ini.
Demikian disampaikan, semoga keadilan dan hukum melindungi setiap orang, ungkap Revi.














